Sabtu, 08 Agustus 2015

Kesalahan Penulisan Resume Secara Umum

Kesalahan penulisan resume (cv/daftar riwayat hidup) secara umum yang sering dilakukan oleh pencari kerja.
Pada beberapa bagian penulisan tentang resume, di blog ini sudah dibahas sebelumnya, namun bicara masalah resume memang  menjadi sangat  penting manakala anda selama ini belum juga menerima panggilan kerja.  Dengan kemampuan anda menguasai teknik penulisan dan penyajian resume. Ini artinya saat anda menulis resume anda harus benar-benar yakin, resume anda nantinya mampu mengalahkan calon pelamar kerja lainnya.

Berikut merupakan beberapa poin penting kesalahan menulis resume yang mungkin salama ini anda lakukan:


  1. Resume yang anda tulis terlalu panjang
  2. Jika informasi yang anda tulis di resume tidak singkat, tidak relevan, bahkan tidak menarik, maka resume anda akan menjadi media yang tidak komunikatif, karena tidak langsung pada intisari "to the point" apa kemampuan kerja (capability) anda. Setiap perusahaan akan menilai keterkaitan lowongan pekerjaan yang tersedia dengan calon pekerja yang memiliki resume paling relevan, baik dari sisi keahlian/ketrampilan dan pengalaman kerja. Jika si pelamar kerja baru lulus sekolah/kuliah, maka HRD (Human Resources Development) perusahaan akan menilai calon si tenaga kerja berdasarkan bidang paling relevan yang dimilikinya.

  3. Resume terlalu pendek
  4. Terlalu pendek di sini, bukan berarti resume anda harus diisi sederet poin yang berlebihan dan tidak penting, yang akhirnya malah akan "menjatuhkan" anda di mata perusahaan. Dan akhirnya anda tidak akan pernah mendapatkan panggilan wawancara kerja dan tidak memperoleh tindak lanjut proses seleksi. Namun tidak cukup data yang memungkinkan perusahaan mengevaluasi pelamar. Yang harus di-note adalah bahwa pada beberapa kasus, daftar riwayat kerja memang tidak bisa disingkat/diringkas menjadi satu atau dua halaman yang merupakan resume normal. Selama anda yakin menulis resume dengan poin-poin terpenting berkaitan dengan keahlian kerja anda, maka hal itu tidak masalah. Dengan keadaan seperti itu maka resume yang panjang pun dapat diterima, dan perusahaan akan menilai anda memiliki kemampuan plus+.

  5. Anda menyajikan resume secara buruk
  6. Jika anda mendapat informasi lowongan kerja dari media cetak dan mensyaratkan anda untuk mengirim surat lamaran lengkap (bukan hanya cv/resume) secara langsung via pos, maka anda harus menyajikannya dengan baik, jangan sampai seluruh dokumen anda tidak rapih apalagi kotor, hasil foto copy tidak jelas, dan kertasnya terlipat-lipat sehingga tampak seperti kertas bekas.

  7. Resume yang anda tulis memiliki banyak kesalahan dalam tata bahasa dan ejaan yang buruk
  8. Jangan pernah sepelekan perihal yang satu ini; yaitu resume memiliki banyak kesalahan pengetikan. Kesalahan ejaan dan tatabahasa akan menimbulkan kesan bahwa anda kurang teliti dan tidak fokus dalam melakukan sesuatu. Ini bisa jadi amat fatal. Segera perbaiki sebelum resume anda dikirim. Pihak perusahaan akan mengira bahwa anda tidak cukup keras berusaha. Karena itu berilah kesan yang baik melalui cara penulisan ejaan dam tatabahasa resume anda.

  9. Resume anda terlalu baik
  10. Tidak ada yang lebih hebat dari seseorang yang memiliki banyak pengalaman menulis resume dan telah "terbukti" mendapatkan banyak panggilan wawancara kerja. Jika anda baru lulus kuliah/sekolah susunlah resume anda sewajarnya dengan teknik dan struktur penulisan yang telah dibahas pada beberapa artikel di blog ini. Jangan terlalu baik dan "wah" yang akan membuat kesan bahwa anda tidak jujur dengan apa yang anda tulis. Silahkan anda baca bahasan tentang resume pada judul ulasan yang berbeda.

Itulah beberapa hal yang harus anda perhatikan ketika menulis resume. Dengan resume yang menarik, baik dan benar maka anda akan jauh lebih dilihat oleh perusahaan.